BUAH WUNI

Buah Buni, mungkin asing di telinga kita, ciri-cirinya bulat kecil-kecil dan bergerombol menyerupai anggur. Buni (Antidesma bunius (L.) Spreng.) adalah pohon penghasil buah yang dapat dimakan. Buah buni kecil-kecil berwarna merah, dan tersusun dalam satu tangkai panjang, menyerupai rantai (ranti).
Buni termasuk tumbuhan yang sudah jarang dijumpai di pekarangan rumah-rumah masyarakat. Buahnya dapat dimakan sebagai buah meja, dibuat selai, atau difermentasi menjadi minuman alkohol di Filipina dan Jawa.
Nama-nama lainnya: Boni, huni (Sunda), wuni (Jawa), bignai (Filipina).
Buah buni bermanfaat karena kandungan gizi dan fitonutrienya yang tinggi. Buah buni mengandung Vitamin C, Provitamin A, Vitamin B1, vitamin B2, dan Vitamin E Mineral Besi fosfor, photasium/ kalium Serat.
Anda yang suka lalapan juga dapat mengkonsumsi daunnya yang masih muda. Selain itu, daun tanaman Buni juga bisa digunakan untuk campuran jamu, dan buahnya yang masih mudapun dapat dibuat untuk rujak.
Seperti pohon herbal lainnya, Buni juga memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan. Warna ungu pada buah yang sudah matang menunjukkan tingginya kadar antosianin dalam buah ini. Keberadaan senyawa aktif ini dinilai penting dalam tubuh, terutamauntuk kesehatan pembuluh darah anda.